Friday, December 7, 2012
Thursday, December 6, 2012
Hargai Apa Yang Kita Miliki
Hargai Apa Yang Kita Miliki
Ditulis oleh: Anne Ahira
Yana,
Pernahkah Yana mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Yana bayangkan sejenak....
......Yana menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Yana melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Yana tidak bisa
melihat indahnya dunia, Yana tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Yana tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Yana? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Yana renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
Ditulis oleh: Anne Ahira
Yana,
Pernahkah Yana mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Yana bayangkan sejenak....
......Yana menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Yana melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Yana tidak bisa
melihat indahnya dunia, Yana tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Yana tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Yana? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Yana renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
Tuesday, December 4, 2012
TIPS UNTUK MELAKUKAN KOMUNIKASI TERTULIS
Dibawah ini beberapa petunjuk untuk melakukan komunikasi tertulis yaitu:
1) Gunakan kata-kata dan kalimat yang sederhana
2) Sedapat mungkin hindari bahasa asing yang menimbulkan salah pengertian.
3) Gunakan kata-kata yang familiar dan pendek(ringkas)
4) Gunakan kata ganti orang yang sesuai dan sopan
5) Berikan ilustrasi dan contoh ringkas dan jelas
1) Gunakan kata-kata dan kalimat yang sederhana
2) Sedapat mungkin hindari bahasa asing yang menimbulkan salah pengertian.
3) Gunakan kata-kata yang familiar dan pendek(ringkas)
4) Gunakan kata ganti orang yang sesuai dan sopan
5) Berikan ilustrasi dan contoh ringkas dan jelas
6) Gunakan kalimat singkat dan paragraph pendek
7) Utamakan menggunakan kata kerja pasif
8) Hindarkan penggunaan kata-kata yang tidak perlu
9) Hindari sedapat mungkin kata bantu
10) Kurangi pengulangan kata
11) Gunakan kata yang mempunyai arti yang sama tanpa harus menggunakan pengulangan kata
8) Hindarkan penggunaan kata-kata yang tidak perlu
9) Hindari sedapat mungkin kata bantu
10) Kurangi pengulangan kata
11) Gunakan kata yang mempunyai arti yang sama tanpa harus menggunakan pengulangan kata
Saturday, December 1, 2012
PENGERTIAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI
BAB 1
PENGERTIAN DAN LINGKUNGAN MANAJEMEN
1.1 PENGERTIAN MANAJEMEN DAN PENGERTIAN ORGANISASI
Kata manajemen merupakan kata sarapan dari kata bahasa inggris “management” dalam bahasa Indonesia padana kata ya cocok adalah “tata laksana” yang berarti pengaturan atau cara kerja.george R.Terry berpendapat bahwa “manajemen adalah pencapaian tujuan (organisasi) yang sudah ditentukan sebelumnya dengan mempergunakan bantuan orang lain”.
Kata organisasi merupakan kata serapan dari kata bahasa inggris “organization”,yang artinya mengatur atau kumpulan sesuatu yang diatur bekerja sama.jadi pengertian organisasi ini adalah “kumpulan manusia dan sarana pendukung yang diikat pada suatu kesatuan untuk mencapai tujuan bersama
Agar organisasi dapat beroprasi dengan lancer,perlu ada manusia yang mengatur organisasi itu sendiri(manajer)
1.2 DIMENSI MANAJEMEN
-Manajemen sebagai suatu proses kerja sama
-Manajemen sebagai suatu seni
-Manajemen sebagai suatu ilmu
1.3 PENTINGNYA MANAJEMEN
Dalam mencapai tujuan,penting manusia senantiasa memperhatikan kerja sama dengan manusia lain dan sarana pendukungnya.dengan mengerti manajemen,manusia secara rasional akan bertindak secara efisien dan efektif..menghindari proses manajemen berarti rela tidak memperoleh tujuan organisasi secara optimal,efektif,dan efisien.
1.4 TINGKATAN JABATAN MANAJEMEN
1.Menurut tingkatannya
a. manajer lini bawah
manajer lini bawah ini secara langsung mengawasi tenaga kerja yang melakukan
pekerjaan awal/operator.contoh mandor atau supervisor bagian produksi,supervisor
atau kepala urusan administrasi kantor.
b. manajer menengah
manajer yang mengarahkan,membimbing,dan mengawasi manajer lini bawah.
c. Manajer puncak
merupakan kumpulan manajer yang bertanggung jawab terhadap jalanya dan
keberhasilan organisasi secara keseluruhan.contoh direksi,direksi utama
2. Menurut fungsinya
Merupakanmanajer yang bertanggung jawab hanya kepada aktivitas yang terkait dengan fungsinya
a. Manajer produksi
b. Manajer sumberdaya manusia
c. Manajer pemasaran
d. Manajer keuangan
e. Manajer riset dan pengembangan,dll
1.5 KEAHLIAN MANAJER
a. keahlian teknik(technical skill)
merupakan kemampuan untuk menggunakan berbagai peralatan,prosedur atau
teknik dalam bidang tertentu.
b. keahlian masalah kemanusiaan(human skill)
merupakan kemampuan untuk dapat mengerti dan memahami karakteristik orang
lain,berpartisipasi secara aktif dengan orang lainmengetahui potensi dan kelemah
an manusia,harapan masa depan dan reaksi terhadap ancaman terhadap diri man
usia itu.
c. Keahlian konseptual(conceptual skill)
merupakan kemampuan untuk dapat melihat secara sistematis dan komprehensif
atas semua aktivitas dan kepentingan organisasi.
d. Keahlian strategi(strategic skill)
merupakan keahlian yang diperlukan bagi manajer untuk dapat melihat organisasi
sebagai suatu system dimana gangguan atau keberhasilan dari unit organisasi
akan mempengaruhi kegagalan dan keberhasilan organisasi.
Agar keahlian terasah dengan baik,manajer perlu meningkatkan kualitas kinerja dirinya dari sumber keahlianya,sumber keahlian manajer yang paling dominan adalah
Pendidikan dan pengalaman.
1.6 TINGKATAN MANAJEMEN DAN KEAHLIAN MANAJER
Robert L. kaatz mengindentifikasikan 3 macam keahlian yang diperlukan oleh manajer:
a.keahlian tehnik
b.keahlian manusiawi
c.keahlian konseptual
1.7 PERAN MANAJER
Peran manajer terbagi menjadi 3 peran menurut Henry Mintzberg
a.peran antar pribadi
b.peran informasional
c.peran keputusan
1.8 ILMU DAN SENI DALAM MANAJER
Ilmu dalam manajemen merupakan hal yang mendasar,tanpa adanya ilmu maka
Perilaku manajemen akan menjadi rancu dan kacau sebab semuanya berlaku
Tidak pada prinsip rasionalitas dan jika ini terjadi maka keputusan manajemen
Sangat sulit dipertanggung jawabkan.
Seni dalam manajemen adalah daya kreatif pribadi ditambah keahlian dalam
Berkarya/berkinerja.
1.9 ETIKA MANAJEMEN
Manajer dituntut untuk berpegangan dalam prinsip moral universal dan para pihak
Yang berhubungan dengan manajer harus memahami dan mengerti mengenai
Prinsip moral yang diyakini dan dipegang teguh oleh manajer.
1.10 PENDIDIKAN MANAJEMEN
Untuk memadukan konsep teoritis,model dan kondisi praktis maka diperlukan
Pendidikan manajemen.pendidikan manajemen harus mengarah kepada seni
Manajemen yang kemudian dikembangkan dengan konsep teoritis dan model
Manajemen.
1.11 PENDEKATAN MANAJEMEN SEBAGAI ILMU
a.pendekatan klasikal,merupakan pendekatan tertua yang menekankan/
memfokuskan pada rasionalitas dan effesiensi.
b.pendekatan perilaku,merupakan pengembangan dari pendekatan klasik(
yang dianggap tidak dapat mencapai total efektifitas,total effesiaensi dan
masih sering sekali muncul ketidakharmonisan didalam organisasi) dengan
memperhatikan aspek manusiawi yang menggunakan pendekatan konsep
psikologi,sosiologi,antropologi,dan disiplin perilaku lain guna membantu manajer
agar dapat memahami perilaku manusia dilingkungan kerja
c.pendekatan ilmiah,merupakan pendekatan yang memberlakukan organisasi
sebagai objek penelitian dan digunakan ilmu matematik dan statistic untuk mem-
bantu manajer dalam pemecahan masalah organisasi yang diteliti.
d.pendekatan system,merupakan pendekatan yang memandang organisasi
sebagai kumpulan bagian yang saling terkait satu sama lain kearah tujuan ber-
sama yang telah disepakati.
e.pendekatan kemungkinan,merupakan pendekatan yang beranggapan keberhasi-
lan praktik manajemen sangat dimungkinkan dengan situasi dan kondisi yang
mendukung.
1.12 TUGAS MANAJER
Manajer mempunyai tugas pokok pengelolaan(meliputi perencanaan,pengorganis-
-asian ,pengarahan,perintahpengawasan dan pengevaluasian) sebagai berikut:
a.mengelola pekerjaan dan organisasi.
b.mengelola orang
c.mengelola semua unsure organisasi bisnis,seperti produksi,tenaga kerja,pemasaran,keuangan,riset,dan pengembangan semua sarana dan prasarana yang dimiliki organisasi
Subscribe to:
Posts (Atom)